Golkar Lirik Kalangan Birokrat pada Pilkada Banjar

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Meraih perolehan suara terbanyak pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2024. Hingga kini Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Banjar masih belum tentukan siapa sosok calon Bupati yang akan diusung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Banjar yang dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang.

Kendati Partai Golkar masih bersifat wait and see. Namun, Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar, M Chairil Anwar membenarkan terkait sejumlah nama yang berpotensi akan diusung Partai Politik (Parpol) Golkar pada Pilkada Kabupaten Banjar 2024 mendatang. Sebab telah mengantongi surat penugasan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

“Untuk penjaringan atau penerimaan pendaftaran bakal calon masih belum kami dilakukan, karena masih menunggu keputusan dan arahan dari DPP. Memang, saat ini DPP telah memberikan surat penugasan ke beberapa orang yang dianggap memiliki potensi untuk diusung dan diharapkan memenangkan kontestasi pada Pilkada mendatang. Selentingan ini pun sudah sampai di masyarakat,” ujarnya pada Senin (29/4/2024).

Sejumlah nama yang mengantongi surat penugasan tersebut, lanjut Chairil, yakni Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar, H Rusli, putra Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor, yakni Sandi Fitrian Noor, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel, Ahmad Solhan, dan Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Provinsi Kalsel, dr Diaduddin.

“Tapi bagaimana kelanjutannya, kami juga masih menunggu, baik terkait verifikasi, dan mekanismenya nanti seperti apa? Karena kita masih belum mendapatkan arahan. Kalau mengacu pada aturan yang ada kan harus melalui survei terlebih dahulu. Bisa jadi nanti hasil survei keterpilihannya yang paling banyak mendapat dukungan masyarakat yang akan diusung partai sehingga tidak harus melalui proses penjaringan. Tapi, kita tunggu dulu kelanjutannya seperti apa,” ucapnya.

BACA JUGA :
Belum Ikut Diklatpim, ASN Boleh Duduki Jabatan Struktural

Terlebih papar Chairil, sebagai partai pemenang dengan perolehan 8 kursi di DPRD Kabupaten Banjar. Tentunya partai Golkar masih memerlukan koalisi dengan Parpol lainnya untuk menentukan siapa sosok calon bupati yang akan diusung.

“Terkait koalisi, memang sudah ada sejumlah Parpol yang melakukan pendekatan, tapi kita masih belum memutuskan parpol mana saja. Yang jelas kita sinkron terlebih dahulu di internal kita, baik terkait siapa saja sosok yang akan diusung. Karena memang arah keinginan kita Partai Golkar dapat mengusung kadernya sendiri sebagai calon kepada daerah,” pungkasnya.(zai/klik)

Berita Terbaru

Scroll to Top