Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Warga di Perbatasan Diwanti Tak Belanja ke Pasar Banjarmasin

klikkalimantan.com – Pasar di Banjarmasin menjadi klaster baru penyebaran virus korona (covid-19) di Kalimantan Selatan. Termasuk di Kabupaten Banjar yang sebagian wilayahnya berbatasan langsung dengan wilayah Kota Banjarmasin.

Dokter Diauddin, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganaan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Banjar dalam pernyataan pers via video konferensi, Senin (11/5/2020) mengatakan, terjadi lonjakan kasus positif covid-19 di Kabupaten Banjar. Tiga kasus positif diantaranya tertular dari klaster pasar di Banjarmasin.

Menurutnya, tiga kasus positif terjadi di satu keluarga; seorang ibu, anak, dan menantu. “Kasus positif baru di Kabupaten Banjar kebanyakan tertular dari Banjarmasin,” ujarnya.

Dikatakan dr Diauddin yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar ini, masih ada sejumlah pasar di wilayah perbatasan Kota Banjarmasin – Kabupaten Banjar yang beroperasi selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dan itu menjadi tempat penularan terbanyak, termasuk warga di Kabupaten Banjar.

Karena itu ia mengimbau warga di wilayah perbatasan, sementara waktu tidak berbelanja ke pasar di Banjarmasin untuk mencegah penularan covid-19 di wilayah Kabupaten Banjar.

Sementara itu berdasarkan data GTPP Covid-19 Kabupaten banjar, hingga Senin (11/5/2020) kasus positif covid-19 sebanyak 23 orang, terdiri 15 orang masih dalam perawatan, 6 sembuh dan 2 meninggal.

Sedangkan total orang dalam pemantauan (ODP) 228 orang, 78 diantaranya masih tahap pemantauan, dan 210 selesai pemantauan. Sementara pasien dalam perawatan (PDP) ada 5 orang. (to/klik)

BACA JUGA :  Anak 1,6 Tahun Positif, Penyebaran Covid-19 di Banjarbaru Level 3