SIM Gratis untuk Warga Tanbu Kelahiran 1 Juli 2002

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Klikkalimantan.com – BATULICIN – Jajaran Polres Tanah Bumbu melalui Dirlantas menggelar pembuatan SIM gratis bagi warga yang terlahir pada 1 Juli 2002 ini. Tidak tanggung-tanggung, ada 30 voucer gratis disiapkan, baik pembuatan baru maupun perpanjangan.

Kapolres Tanah Bumbu AKBP Sugianto Marweki melalui Kasatlantas IPTU GM Angga Satrya Wibawa Sik mengatakan, dalam rangka memeriahkan  Hari Bhahayangkara Ke-74 pada tahun 2020 ini, jajaran lantas Polres Tanbu bekerja sama Bank BRI memberikan voucher gratis pembuatan SIM, baik roda 2 maupun roda 4.

BACA JUGA :
Sambangi Sejumlah Kecamatan, Disdukcapil Jemput Bola Perekaman e-KTP

BACA JUGA :
Bupati Zairullah Pimpin Apel Siaga Bencana

“Pendaftaran sesuai dengan yang diumumkan di media sosial sejak 22-30 Juni lalu. Sedangkan pelaksanaan ujian 1 Juli mendatang,” katanya.

Namun, perlu diketahui 30 voucer gratis tersebut khusus diperuntukan bagi warga yang lahir pada 1 Juli 2002. Dan pada tahun 2020 ini sudah berumur 17 ke atas

Dari 30 voucer pembuatam SIM gratis tersebut, 15 voucer buat pembuatan SIM baru dan 15 voucer perpanjangan. Syaratnya memiliki keterangan kesehatan dan KTP Tanah Bumbu. Sedangkan bagi warga yang sudah memiliki SIM ingin memperpanjang pembuatan SIM baru akan dilakukan praktek pada 1 Juli mendatang. Dan yang memperpanjang tentu membawa SIM yang lama.

“Langkah ini sebagai bentuk aspirasi dari Jajalan Polri kepada masyarakat yang terlahir bertepatan dengan HUT POLRI KE 74 Tahun 2020,” katanya.

Harapan ke depan, lanjut Kasatlantas, pihaknya terus memberikan pelayanan maksimal dan juga memberikan pengayoman kepada warga.

Nah selanjutnya pihaknya jajaran Polres Tanah Bumbu minta kerjasama seluruh warga masyarakat agar bisa membantu dalam menciptakan wilayah Tanah Bumbu yang aman dan kondusif.

Pada pelaksanaan ujian SIM Gratis inipun jajaran Lantas Polres Tanah Bumbu saat memberikan pelayanan tetap mengedepankan protokol kesehatan dengan cara jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan. “Petugasnya pun juga menggunakan pembatas jarak sesuai protokol kesehatan,” imbuhnya.(mud)