Menuju Satu Desa Satu Industri

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

KLIKKALIMANTAN,BANJARBARU – Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menerima kedatangan Senior Instruktur Saemul Undun Mr Edward Douglas Shin dan rombongan di Aula Gawi Sabarataan, dalam rangka Workshop Peta Jalan Satu Desa Satu Industri Desa Membangun Indonesia Kalimantan Selatan Kota Banjarbaru.

Tampak hadir Ketua Kelompok Kerja Industri Pedesaan Kein Aris Mufti, Ketua Yayasan Indonesia Emas Erick Firmansyah Mufti, The Green Coco Island Prof Wirnu Giarjito, Ketua koperasi jasa Propesi Cipta Prima Sejahtera Hilmi Hasan, Totok Dewanto (dari Gapi), Kepala SKPD, Camat dan Lurah Kota Banjarbaru.

Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan, mengucapkan selamat datang di Kota Banjarbaru kepada Senior Instruktur Saemul Undun Mr Edward Douglas Shin beserta rombongan. Dia juga menyampaikan beberapa destinasi wisata yang ada di Kota Banjarbaru, serta memperkenalkan 3F, Food, Fashion dan Fun. H Darmawan juga memperkanalkan Banjarbaru sebagai Kota yang berkarakter, religius, sopan santun dan selalu ramah kepada semua tamu yang datang di Banjarbaru.

Wakil Walikota menyampaikan, dengan adanya gerakan Saemul Undun yaitu program untuk pembangunan pedesaan. Yang nanti diaplikasikan pada pembangunan kelurahan-kelurahan yang ada di Banjarbaru.

“Kita sangat optimis, karena kita sudah memiliki modal partisipasi masyarakat yang sangat tinggi dalam membangun wilayahnya di Kota Banjarbaru,” ujarnya.

Dengan memunculkan karakter agar kemajuan itu dari waktu kewaktu semakin meningkat dan berkelanjutan. Intinya membentuk karakter inilah yang nantinya akan meningkatkan pencapaian di masyarakat Kota Banjarbaru.

Ketua Kelompok Kerja Industri Pedesaan Kein Aris Mufti menyampaikan, tiga pengertian yang sangat penting menuju Satu Desa Satu Industri Desa Membangun Indonesia Kalimantan Selatan Kota Banjarbaru. Pertama pantang menyerah,  kedua malu jadi benalu atau mandiri,  serta ketiga gotong royong.

Saemul Undun itu di mulai dari pembentukan pendidikan karakter dan mental.  Desa itu bangkit karena memiliki karakter pertama adalah pantang menyerah yang kedua malu jadi benalu atau mandiri yang ketiga gotong royong. Sehingga Saemul Undun itu melatih seseorang berkarakter tinggi.

Pada kesempatan itu Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan juga memberikan cinderamata kepada Senior Instruktur Saemul Undun Mr Edward Douglas Shin dan Ketua Kelompok Kerja Industri Pedesaan Kein Aris Mufti, Ketua Yayasan Indonesia Emas Erick Firmansyah Mufti, The Green Coco Island Prof Wirnu Giarjito, Ketua koperasi jasa Propesi Cipta Prima Sejahtera Hilmi Hasan, Totok Dewanto. (rul)

BACA JUGA :
Silapat Diluncurkan