Kamis, Januari 1, 2026
BerandaBalanganKetua Komisi III: Dialog Lintas Agama Kunci Cegah Konflik dan Perkuat Persatuan

Ketua Komisi III: Dialog Lintas Agama Kunci Cegah Konflik dan Perkuat Persatuan

klikkalimantan.com, PARINGIN – Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Hafis Ansyari menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya dialog lintas agama di Kabupaten Balangan yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) setempat, Minggu (7/12/2025).

Ketua Komisi III ini menilai dialog antarumat beragama sangat dibutuhkan sebagai upaya preventif mencegah konflik dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Hafis Ansyari menjelaskan bahwa dialog antarumat beragama memiliki peran vital karena dapat meningkatkan pemahaman dan toleransi, mengurangi prasangka, mempererat hubungan, serta membangun kerukunan yang kokoh.

“Dialog antarumat beragama sangat dibutuhkan karena dapat meningkatkan pemahaman dan toleransi, mengurangi prasangka, mempererat hubungan, serta membangun kerukunan,” ujarnya.

Menurutnya, keterbukaan dalam dialog mampu mencegah konflik bernuansa agama dan memperkuat persatuan bangsa. Dalam era yang penuh dengan tantangan dan potensi gesekan, ruang dialog menjadi instrumen penting untuk menjaga harmoni sosial.

“Oleh karena itu, dialog ini diharapkan dapat menjadi sarana memupuk kebersamaan dan toleransi,” tegasnya.

Hafis Ansyari menekankan bahwa ruang dialog sangat penting untuk terus dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga dan merawat persaudaraan lintas agama di Kabupaten Balangan.

“Kita berharap agar kegiatan dialog ini ada tindaklanjutnya dari FKUB agar lebih mengerucut lagi silaturahmi antara pemuka agama di Kabupaten Balangan,” katanya.

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa dialog tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi harus dilanjutkan dengan program-program konkret yang memperkuat ikatan antarumat beragama.

Legislator ini juga menyoroti pentingnya peran pemuda-pemudi lintas agama dalam membangun kerukunan. Menurutnya, generasi muda merupakan modal berharga bagi bangsa dan daerah dalam mewujudkan kerukunan umat beragama yang berkelanjutan.

“Kerukunan umat beragama oleh pemuda-pemudi lintas agama harus diperkuat secara berkelanjutan, karena mereka merupakan modal yang berharga bagi bangsa dan daerah ini dalam mewujudkan kerukunan umat beragama,” ucapnya.

Hafis Ansyari juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk proaktif dalam menjaga harmoni antarumat beragama. Ia menekankan pentingnya sikap saling mengingatkan dan melakukan klarifikasi cepat jika muncul isu-isu negatif.

“Mari kita bergandeng tangan, saling membahu dan saling mengingatkan dalam memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat. Jika muncul isu-isu negatif terkait SARA, segera lakukan klarifikasi, agar isu dan informasi tersebut tidak merusak harmonisnya tatanan kehidupan umat beragama di daerah ini,” imbuhnya.

Ajakan ini menunjukkan bahwa menjaga kerukunan umat beragama bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau tokoh agama, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.

Dialog lintas agama yang digelar FKUB Balangan ini diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam menjaga kerukunan dan toleransi. Dengan dialog yang intensif dan berkelanjutan, Kabupaten Balangan diharapkan tetap menjadi daerah yang damai, harmonis, dan menjadi contoh kerukunan antarumat beragama.

Dukungan dari DPRD Balangan terhadap kegiatan ini menunjukkan bahwa lembaga legislatif menempatkan isu kerukunan umat beragama sebagai prioritas dalam pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan. (rul/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments