klikkalimantan.com, BANJARMASIN – Warga Komplek Wildan Sari 3, Kota Banjarmasin, mengeluhkan kondisi jalan yang rusak akibat lubang bekas galian pipa dan drainase yang hingga kini belum ditutup kembali secara layak.
Lubang tersebut dinilai sangat mengganggu aktivitas pengguna jalan karena posisinya berada di akses utama warga, sehingga membuat jalan menjadi sempit dan rawan kecelakaan.
Salah seorang warga setempat, Anang, mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung sejak akhir tahun 2025. Menurutnya, lubang itu awalnya muncul akibat adanya perbaikan pipa milik PDAM.
“Awalnya ada perbaikan pipa PDAM. Memang sempat ditutup, tapi penutupannya terkesan asal-asalan. Tidak lama kemudian rusak lagi dan berlubang,” ujar Andi saat ditemui, Selasa (4/2/2026).
Kerusakan jalan semakin parah setelah adanya pekerjaan perbaikan drainase yang dilakukan pada penghujung tahun 2025. Hingga kini, bekas galian tersebut dibiarkan terbuka tanpa perbaikan permanen.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Ahim, yang mengaku khawatir kondisi jalan tersebut dapat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor dan anak-anak.
“Posisinya kan tepat berada di persimpangan masuk komplek. Sudah ada warga yang hampir jatuh. Kami khawatir kalau dibiarkan terus bisa menimbulkan kecelakaan,” katanya.
Anang maupun Ahim berharap pihak terkait, baik PDAM maupun instansi yang bertanggung jawab atas perbaikan drainase, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera melakukan perbaikan secara menyeluruh agar jalan kembali nyaman dan aman dilalui.
“Kami cuma ingin jalannya diperbaiki dengan benar. Jangan ditinggal begitu saja. Ini akses utama warga,” pinta keduanya. (sin/klik)





