Rabu, Februari 11, 2026
BerandaKalselKaro Perekonomian: Kalsel Tidak Termasuk Daerah Mengalami Inflasi

Karo Perekonomian: Kalsel Tidak Termasuk Daerah Mengalami Inflasi

klikkalimantan.com, BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Miftahul Chair dan Kepala Biro (Karo) Perekonomian Eddy Elminsyah Jaya mengikuti rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi di daerah via virtual, Senin (19/1/2026) di Command Center Setda Provinsi Kalsel di Banjarbaru. Rakor dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri), Komjen Pol Tomsi Tohir dan diikuti sleuruh kepala daerah bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Usai rakor, Kepala Biro Perekonomian Eddy Elminsyah Jaya mengungkapkan, dari tren indeks perkembangan harga,  Kalsel tidak masuk dalam daerah yang mengalami inflasi.  “Alhamdulillah, hari ini Kalimantan Selatan pada minggu ketiga bulan Januari 2026 ini, kita bukan Provinsi yang memiliki kenaikan tertinggi,  kita cenderung stabil bahkan mengalami penurunan 0,03 persen,” ujarnya.

Meski begitu, disampaikan Eddy, Pemprov Kalsel akan terus memperkuat koordinasi bersama pemerintah kabupaten/kota dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Selain itu, berkaitan dengan antisipasi kenaikan harga tiket pesawat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri  tahun 2026 ini, dijelaskan Eddy sesuai yang telah disampaikan oleh Kementerian Perhubungan harus adanya saling berkoordinasi antar pihak terkait. “Diketahui di Kementerian Perhubungan ada tarif batas atas terkait hal ini, sehingga kita tetap berharap subsidi terutama untuk PPN yang ditanggung pemerintah juga tetap ada,” imbuhnya.

Bukan hanya itu, pihaknya juga berharap pemerintah pusat maupun perusahaan maskapai itu bisa mematuhi aturan yang sudah berlaku, karena di Indonesia sekarang ada subsidi avtur (bahan bakar pesawat) dan subsidi khusus sebagai upaya untuk menstabilkan harga tiket pesawat.

“Kita juga sangat berharap, masyarakat bisa cerdas untuk melakukan pembelian tiket pesawat, untuk menghindari inflasi. Belilah tiket pesawat tidak saat peak season atau diwaktu ramai, tapi early bird  (jauh-jauh hari), dan harapannya  itu bisa mengurangi inflasi yang terjadi pada saat angkutan lebaran di bulan Februari Maret 2026 nanti,” kata Eddy. (to/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments