Kamis, Mei 7, 2026
BerandaBanjarmasinWamen Koperasi Dorong Sasirangan Mendunia Lewat Penguatan Modal dan Digitalisasi

Wamen Koperasi Dorong Sasirangan Mendunia Lewat Penguatan Modal dan Digitalisasi

klikkalimantan.com, BANJARMASIN — Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Farida Farichah, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui dukungan akses permodalan dan perluasan pasar.

Hal tersebut disampaikan Farida saat mengunjungi showroom Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banjarmasin di Balaikota Banjarmasin, Rabu (6/5/2026).

Kedatangan Farida disambut Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin, Hj Neli Listriani. Dalam kunjungan tersebut, Farida meninjau sejumlah produk unggulan UMKM local. Termasuk kain sasirangan yang menjadi salah satu identitas budaya khas Kalimantan Selatan.

Menurut Farida, produk UMKM lokal memiliki potensi besar untuk menembus pasar nasional hingga internasional, apabila didukung akses pembiayaan yang memadai dan strategi pemasaran yang tepat.

“Produk UMKM kita, termasuk sasirangan, memiliki peluang besar untuk mendunia. Tinggal bagaimana kita mendorong akses modal dan memperluas pasarnya, agar semakin berkembang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian Koperasi telah menyiapkan skema pembiayaan berbunga rendah bagi pelaku usaha melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). Program tersebut dinilai dapat menjadi solusi bagi pengrajin dan koperasi dalam mengembangkan usaha.

“Kami membuka akses pinjaman melalui LPDB dengan bunga sekitar 3 hingga 6 persen per tahun. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan koperasi yang beranggotakan para pengrajin,” katanya.

Selain akses pembiayaan, Farida juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan koperasi. Menurutnya, para pengrajin perlu berhimpun dalam wadah koperasi agar lebih mudah memperoleh dukungan modal, pelatihan usaha, hingga perluasan jaringan pemasaran.

Ia menambahkan, digitalisasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing UMKM di tengah perkembangan teknologi dan pasar global.

“Sekarang zamannya digital. Produk UMKM tidak hanya dipasarkan di dalam negeri, tetapi juga berpeluang menjangkau pembeli dari luar negeri melalui platform digital,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin, Hj Neli Listriani, menyambut positif dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan UMKM daerah. Ia menilai kolaborasi dengan Kementerian Koperasi dapat mempercepat pertumbuhan sektor kerajinan lokal, khususnya industri sasirangan.

Pemerintah bisa memberikan dukungan pembiayaan, penguatan koperasi, dan perluasan pasar digital, dapat membantu pelaku UMKM di Banjarmasin meningkatkan omzet usaha. Sekaligus memperkuat daya saing produk lokal di tingkat nasional maupun global.

“Para pengrajin saat ini membutuhkan akses modal yang mudah, berkelanjutan, serta pendampingan usaha, agar mampu meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk,” pungkasnya. (sin/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments