klikkalimantan,com, BANJARMASIN – Sejak dibuka pada 20 April dan ditutup 4 Mei 2026, ada 9 orang yang ikut seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarmasin. Namun, hanya 7 kandidat dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Dua pelamar yang gugur pada tahap awal yakni Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa Ahli Madya Kota Banjarmasin Mohammad Rofiq, dan Penelaah Teknis Kebijakan Pemerintah Provinsi Riau Indrawansyah. Keduanya dinyatakan tidak memenuhi persyaratan administrasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekdako Banjarmasin Dolly Syahbana mengatakan, 7 peserta yang lolos akan menjalani penelusuran rekam jejak dan klarifikasi sebelum mengikuti tes kompetensi.
Sementara, 7 kandidat yang masih bertahan dalam seleksi yakni Kepala BPKPAD Kota Banjarmasin H Edy Wibowo, Kepala Diskominfo Kabupaten Kotabaru Gusti Abdul Wakhid, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banjarmasin Hendro, Camat Banjarmasin Tengah Herman Hidayatullah,
Selanjutnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar, Kepala Diskopumker Kota Banjarmasin Dr Machli Riyadi, serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Ryan Utama.
“Seluruh peserta yang lolos administrasi akan mengikuti tahapan penelusuran rekam jejak dan klarifikasi, sebelum masuk ke tes kompetensi,” ujar Dolly.
Dolly menegaskan, seluruh kandidat akan mengikuti tes kompetensi atau assessment, yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (7/5/2026) di Aula Gedung Assessment Center Pusat Penilaian Kompetensi dan Pelayanan Psikologi Universitas Lambung Mangkurat, di Banjarbaru.
“Nantinya peserta akan bergiliran memaparkan makalah dan mengikuti wawancara sesuai jadwal. Jika tidak mengikuti tahapan, maka dianggap mengundurkan diri,” tegasnya.
Dolly menambahkan, hasil seleksi akan diserahkan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) atau Walikota, sebelum dilaporkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 11 Mei 2026.
“Pengumuman hasil akhir seleksi dijadwalkan pada 18 Mei 2026. Sedangkan pelantikan Sekdakot definitif direncanakan sehari setelahnya, yakni 19 Mei 2026. Semoga tidak ada perubahan,” katanya.
Dengan tahapan seleksi yang semakin ketat, perebutan kursi birokrasi tertinggi di lingkungan Pemko Banjarmasin dipastikan berlangsung sengit hingga akhir proses seleksi. (sin/klik)









