Minggu, Agustus 9, 2026
BerandaAdvertorial BalanganBapperida Balangan Evaluasi Akselerasi Keterisian Data Aksi Konvergensi PPPS

Bapperida Balangan Evaluasi Akselerasi Keterisian Data Aksi Konvergensi PPPS

klikkalimantan.com, PARINGIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui peningkatan kualitas pengisian dan pelaporan data Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS).

Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan evaluasi dan pendampingan akselerasi keterisian data serta informasi Aksi Konvergensi PPPS yang digelar di Aula I Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Balangan, Paringin Selatan, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) teknis, pemerintah kecamatan, dan puskesmas dengan menghadirkan narasumber dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Pembahasan difokuskan pada penyamaan pemahaman pengisian data melalui aplikasi Web Aksi Bangda.

Kepala Bidang Sinkronisasi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Kabupaten Balangan, Agus Minawati, mengatakan kegiatan tersebut digelar karena capaian penurunan stunting di Kabupaten Balangan masih perlu ditingkatkan.

“Kami melaksanakan kegiatan percepatan penurunan stunting karena melihat capaian penurunan stunting di Kabupaten Balangan belum terlalu signifikan dan masih berada pada posisi tiga terendah,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan, Agnes Margaretha, menjelaskan terdapat perubahan mekanisme dalam pelaksanaan aksi konvergensi stunting.

Menurutnya, pelaksanaan aksi konvergensi yang sebelumnya terdiri dari delapan aksi kini disederhanakan menjadi empat aksi utama dan dua aksi pendukung.

Selain itu, aplikasi Web Aksi Bangda versi terbaru juga melibatkan pemerintah kecamatan dalam proses penginputan data. Sebelumnya, pengisian data hanya dilakukan oleh SKPD tingkat kabupaten.

“Pada aplikasi terbaru, aksi konvergensi melibatkan tingkat kecamatan. Kalau sebelumnya penginputan hanya dilakukan oleh SKPD di kabupaten,” jelasnya.

Agnes menyebutkan terdapat 31 indikator yang harus dilengkapi dalam aplikasi tersebut, termasuk data jumlah penduduk, jumlah balita, prevalensi stunting, ketersediaan tenaga gizi, serta tenaga dokter di masing-masing wilayah.

Kelengkapan dan akurasi data menjadi dasar pemerintah pusat dalam memantau pelaksanaan program penurunan stunting sekaligus membantu pemerintah daerah menentukan langkah intervensi yang lebih tepat sasaran.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap proses penginputan data Aksi Konvergensi dapat berjalan lebih optimal sehingga pelaksanaan program penurunan stunting dapat terpantau secara berkelanjutan. (rul/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments