klikkalimantan.com, MARTAPURA – DPRD Kabupaten Banjar menggelar rapat paripurna, Selasa (8/9/2026) dengan dua agenda; Jawaban Bupati Banjar atas Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Raperda APBD TA 2027 dan Pendapat Akhir Fraksi-fraksi terhadap Raperda Pembentukan dan Susunan Prangkat Daerah. Wakil Bupati (Wabup) Banjar, Habib Idrus Al Habsyi hadir mewakili Bupati Saidi Mansyur pada rapat paripurna dipimpimpun Wakil Ketua DPRD, Irwan Bora.
Satu per satu wabup Habib Idrus menyampaikan jawaban atas pemandangan fraksi-fraksi. Pemandangan umum dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Bupati menyampaikan apresiasi atas penerimaan fraksi terhadap Raperda APBD 2027 untuk dilanjutkan ke tahapan pembahasan berikutnya.
Menurutnya, masukan fraksi sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar yang menempatkan belanja daerah sebagai instrumen pembangunan yang harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Fokus belanja dalam Rancangan APBD 2027 diarahkan pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan pembangunan infrastruktur dasar hingga pemberian stimulus bagi penguatan ekonomi masyarakat.
“Setiap program harus memiliki indikator keberhasilan yang terukur, transparan dan memberikan dampak nyata serta berkelanjutan bagi kemakmuran masyarakat Kabupaten Banjar,” kata Wabup Habib Idrus.
Sedangkan terhadap pemandangan umum dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Wabup Habib Idrus menyebut, Bupati Banjar sepakat bahwa penguatan kemandirian fiskal daerah menjadi salah satu pekerjaan penting yang harus terus didorong. Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi potensi ekonomi daerah, perbaikan sistem pemungutan serta percepatan digitalisasi pemungutan pajak daerah.
Sementara itu, menjawab pemandangan umum Fraksi Partai Golkar, Pemerintah Kabupaten Banjar menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara program prioritas, efisiensi belanja operasional dan penguatan belanja yang pro-rakyat.
“Isu kebencanaan juga menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah terus memperkuat strategi penanggulangan bencana dan mitigasi lingkungan, khususnya dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta banjir,” kata Wabup Habib Idrus. (to/klik)































