klikkalimantan.com, BANJARMASIN – Selama Dua hari, 8 – 9 Agustus 2026, Aula Kayu Baimbai di Balai Kota Banjarmasin menjadi serupa ‘Kawah Candradimuka’ bagi puluhan wartawan. Diuji enam orang dari Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Universitas Dr Moestofo (Beragama), mereka berjuang mendapatkan predikat ‘Kompeten’ untuk tiga jenjang status kewartawanan disyaratkan Dewan Pers; Muda, Madya, dan Utama.
Hasilnya, dari 32 wartawan yang mengikuti UKW diselenggarakan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kalimantan Selatan tersebut, hanya satu perserta yang dinyatakan ‘Belum Kompeten’. “33 yang mendaftar, satu peserta tidak hadir dan satu peserta dinyatakan belum kompeten” kata Nurchalis Ansari, Penguji UKW dari LUKW Dr Moestofo saat seremoni penutupan UKW yang dihadiri Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin HR, Minggu (9/7/026).
Rampung terlaksana, Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR mengapresasi terlaksananya UKW diikuti wartawan dari sejumlah daerah di Kalimantan Selatan dan Tengah tersebut. “Melalui pelaksaan UKW ini diharapkan dapat mencetak insan pers yang profesional, berkarakter, dan juga berintegritas,” ujar Yamin.
Dikatakan Wali Kota Yamin, di tengah perkembangan teknologi sekarang ini, media dituntut tak hanya cepat dalam penyempaikan informasi kepada masyarakat. Tapi juga akurat, berimbang, dan dapat di pertanggungjawabkan.
Karena itu, kata Yamin, komptensi wartawan menjadi hal penting dipenuhi untuk menjaga kepercayaan masyarakat, terutama kepercayaan terhadap eksistensi media itu sendiri.
“Dengan adanya kegiatan uji kompetensi wartawan ini, kami berharap insan pers semakin kompeten dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Wartawan yang kompeten akan menghasilkan pemberitaan yang berimbang dan mencerdaskan. Dan yang terpenting, wartawan bukan penyebar hoaks,” kata Wali Kota Yamin.
Kepada peserta yang dinyatakan belum kompeten, Wali Kota Yamin menitip pesan khusus. “Tetap semangat, terus belajar dan persiapkan diri untuk mengikuti UKW yang berikutnya,” ujarnya.
Tentang pelaksaan UKW, Ketua SMSI Kalsel menyebut ini bagian dari upaya SMSI mendorong peningkatan kualitas dan profesionalisme wartawan. Tak hanya wartawan bertugas di wilayah Kalimantan Selatan, tapi juga Kalimantan Tengah.
Karena menurutnya, pada pelaksaan UKW terlaksana bersama LUKW Universitas Dr Moestofo ini, juga diikuti wartawan dari Kalimantan Tengah. “Lintas wilayah dan litas organisasi. Karena pesertanya tak hanya dari anggota SMSI, tapi ada juga dari JMSI, PWI, dan IJTI,” kata Anang Fadilah. (to/klik)

















