Pelempar Kaca Masjid Diamankan Polisi

(Foto : Salah satu pengurus mesjid menunjuk kaca yang pecah bekas dilempari orang tidak dikenal menggunakan batu/klik)

Klikkalimantan.com, PARINGIN – Kejadian pecahnya kaca bagian depan Masjid Al-Jihad di Haur Batu RT 13, Kelurahan Paringin Kota, Kecamatan Paringin, karena dilempar batu orang tak dikenal, Senin (14/9/2020) lalu, sempat menjadi perbincangan ramai di media sosial setempat.

Bermodal keterangan pengurus masjid yang saat kejadian berada di dalam masjid, akhirnya kurang dari 24 jam personel Polres Balangan berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial SA alias Iful (33 tahun) yang merupakan warga Kecamatan Paringin.

Kapolres Balangan AKBP Nor Khamid membenarkan, pihaknya sudah mengamankan  seorang pria yang diduga kuat adalah pelaku pelemparan batu terhadap kaca masjid tersebut. “Terduga pelaku kita amankan, untuk diselidiki lebih lanjut, termasuk kondisi kejiwaannya,” ujarnya kepada awak media, Selasa (15/9/2020).

Selain cek kejiwaan, menurut orang nomor satu di jajaran Polres Balangan ini, pihaknya juga akan melakukan tes darah dan uren.

Kronologis kejadiannya sendiri, sekitar jam 20.10 Wita saat pengurus masjid, bernama Bambang bersama beberapa jamaah berada dalam masjid sesaat setelah selesai shalat Isya, tiba-tiba dari arah depan masjid terdengar seperti ada suara ledakan sebanyak 4 (empat) kali.

Setelah dicek ke depan masjid, ternyata kaca dinding sebelah kiri masjid sudah dalam keadaan berlobang dengan kondisi serpihan kaca berserakan di lantai masjid.

Bambang dan rekan-rekannya pun keluar masjid, dan sempat melihat ada seseorang yang tidak dikenal sedang lari dari arah samping masjid menuju ke arah jalan raya. Ciri- ciri orang tersebut, postur badan sedang dengan tinggi badan antara 155 cm s/d 160 cm, berkulit sawo matang, rambut hitam pendek, tidak mengenakan baju, baju kaos warna kuning dislempangkan di bahu.

BACA JUGA :  Dewan Kota Dorong Guru Honorer Jadi ASN

Dari informasi yang dapat dihimpun di lapangan, terduga pelaku Ipul memang sedikit mengalami gangguan mental. Ipul sudah beberapa tahun terakhir sehari-hari hanya terlihat melakukan aktivitas berjalan dari satu tempat ke tempat lain di seputaran kota Paringin, dan seringkali meminta rokok maupun minum kepada orang yang ditemuinya.[rdh/klik]