Pembangunan Gerbang Batas Kota Masih Terkendala Masalah Lahan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar memastikan segera melakukan review perencanaan pembangunan Gerbang Selamat Datang di Jalan Ahmad Yani KM 37, Kelurahan Sungai Paring, Kecamatan Martapura, pada tahun 2022 ini.

Atas nama Plt Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, HM Riza Dauly, pernyataan review perencanaan gerbang penanda tapal batas wilayah dengan Kota Banjarbaru tersebut disampaikan Ana Lusida selaku Kepala Bidang Ciptakarya (Kabid CK) Dinas PUPRP kepada Klikkalimantan.com melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (13/4/2022).

“Wacana pembangunan gerbang tahun ini akan dilaksanakan review perencanaannya. Cuma, hambatannya terkait masalah lahan yang masih belum clean and clear,” ujarnya.

Ana Lusida menjelaskan, jika tetap menggunakan lahan eksisting, maka sebagian pembangunannya akan masuk ke wilayah tetangga, yakni Kota Banjarbaru, sehingga perlu relokasi baru.

“Sepertinya harus digeser, karena sebagian gerbang yang ada saat ini masuk wilayah tetangga. Hal ini tentunya akan berimbas pada pencatatan aset,” ujarnya.

Apakah pergeseran tersebut akan berpengaruh terhadap besaran dana pembangunan gerbang penanda tapal batas yang sebelumnya diperkirakan akan menelan biaya sebesar Rp2,3 Miliar, mengingat akan ada pembebasan lahan?

Ana Lusida masih belum dapat memastikan, karena masih keterbatasan anggaran.

“Estimasi belum ada, terlebih bentuk gerbang dipastikan berubah dari konsep awal, karena terbentur aturan yang tidak membolehkan membentang di atas Jalan Nasional. Jadi, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII tidak memperbolehkan lagi ada penampang yang melintang,” ucapnya.

Untuk itu, Dinas PUPRP Kabupaten Banjar akan kembali melakukan koordinasi antar lintas sektor untuk menyelesaikan terkait masalah lahan.

“Mudah-mudahan dapat clear di tahun ini. Karena tidak ada lagi lahan kosong,” tutupnya.(zai/klik)

BACA JUGA :
Sensus Penduduk Online, Cek Tata Cara Pengisiannya