Tingkatkan Nilai Jual Produk UMKM, Pemko Banjarmasin Bangun Rumah Kemasan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina didampingi Sekdakot Ikhsan Budiman dan Kadis Perdagin Ichrom Muntezar melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Rumah Kemasan UMKM

Klikkalimantan.com, BANJARMASIN – Dalam upaya mendorong dan meningkatkan nilai jual produk yang dihasilkan para pelaku UMKM, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) membangun Rumah Kemasan UMKM di Jalan Brigjen Hasan Basri, Komplek Meranti, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Usai peletakan batu pertama pembangunan, Senin (1/8/2022), Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengatakan, pembangunan rumah kemasan ini seiring dengan visi dan misi program Baiman 2. Yakni, upaya pemerintah dalam meningkatkan daya jual dan saing produk UMKM dan Wira Usaha Baru (WUB).

Sebab, papar Ibnu Sina, kemasan ini penting untuk menunjukkan bahwa produk itu punya izin yang terjamin, kemudian ada yang dituliskan, diinformasikan dalam kemasan itu, ada label-label kadaluarsanya, ada brandnya.

“Sehingga disamping memenuhi kriteria standar pengolahan pangan, juga memenuhi persyaratan terkait dengan apakah layak untuk dipasarkan di pasar-pasar modern, bahkan sampai ekspor. Melalui rumah kemasan inilah semuanya akan kita bantu,” ucapnya.

Ibnu Sina mengungkapkan, proses pembangunan tersebut ditarget selesai dua tahun anggaran, sehingga dapat dioperasionalkan pada tahun 2023.

“Ini saya kira sangat membantu. Bukan hanya dalam binaan Disperdagin, namun juga semua SKPD Dinas, terutama pengampu POKJA Wira Usaha Baru, dan non-dinas terkait yang menghasilkan produk, bisa menggunakan dan memanfaatkan ini,” ujarnya.

Sementara Kadis Perdagin Kota Banjarmasin, Ichrom Muntezar menyampaikan, Dinas Perdagin telah melaksanakan pelatihan-pelatihan terkait produk kemasan setiap tahun. Akan tetapi, pihaknya mengakui pelatihan tersebut belum maksimal, dikarenakan terbatasnya sarana dan prasarana.

“Kita rutin melakukan pelatihan kemasan. Namun memang karena tidak didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai, sehingga hasilnya kurang maksimal. Kita rutin melakukan pelatihan, mudah-mudahan dengan rumah kemasan ini, kebermanfaatan bisa dirasakan di kota Banjarmasin,” tutupnya.(sin/klik)

BACA JUGA :
Program Vaksinasi Tentukan Level PPKM