Shalawatan dan Tausiyah Rutin Kembali Digelar di Kiram Martapura

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
DOA-Sekda Kalsel, Roy Rizali Anwar bersama alim ulama dan para habaib saat berdoa di acara shalawatan dan tausiyah di Bumi Shalawat Alam Roh 88 di Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.(adpim/klik)

klikkalimantan.com, MARTAPURA-Setiap bulan, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor rutin menggelar acara keagamaan shalawatan dan tausiyah di Bumi Shalawat Alam Roh 88 di Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Kali ini, Paman Birin, sapaan akrabnya, kembali menggelar acara tersebut pada Jumat, (21/6/24). Di acara itu, para Jemaah dari berbagai kalangan datang. Ada dari ASN Pemprov Kalsel, santri, warga sekitar, tokoh masyarakat, alim ulama, dan para habaib.

“Kegiatan keagamaan seperti shalawat dan tausiyah ini merupakan manifestasi dari rasa cinta yang mendalam kepada baginda Rasulullah SAW, serta bentuk kepedulian terhadap nilai-nilai spiritual yang harus terus dijaga dan dilestarikan di Banua,” ujar Paman Birin dalam sambutannya yang dibacakan Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar.

Selain itu, kata Paman Birin, di acara ini adalah kesempatan untuk memperkuat tali silaturahmi antar warga dan memperkokoh keimanan dan ketakwaan umat islam di Kalsel.

“Sebab dengan kita sering mengadakan kegiatan keagamaan seperti ini, maka kita dapat terus memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tambah Paman Birin.

Tuan Guru H Muhammad Zarkasyi dalam ceramahnya mengupas tentang hadist nabi yang mengajak umat islam untuk menjalani hidup di dunia dengan sikap seperti orang asing.

“Jadilah engkau di dunia ini seolah-olah orang asing atau seperti orang yang singgah di dalam perjalanan,” hadist Nabi Muhammad Saw yang disampaikan kepada sahabat Umar bin Khatab RA yang tercantum dalam kitab riyadhus shalihin.

Oleh sebab itu, jelas Guru Zarkasyi, pentingnya menjalani hidup dengan kesadaran dunia ini hanyalah sementara, seperti pesan Rasulullah Saw bahwa kehidupan di dunia ini tak kekal.

“Dengan menyadari bahwa kita hanya singgah, maka kita akan lebih mudah meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat dan lebih giat melakukan kebaikan, terutama beribadah kepada Allah SWT,” tambah Guru Zarkasyi.(pr/klik)

BACA JUGA :
Sosialisasi Pembangunan SUTT 150 kV Jalur Selaru – Sebuku, UPP KLT 4 Sampaikan Nilai Ganti Rugi

Berita Terbaru

Scroll to Top