klikkalimantan.com, BANJARMASIN — Kondisi infrastruktur jalan di Kota Banjarmasin masih menghadapi sejumlah tantangan. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Jalan Kota Banjarmasin Tahun 2025 yang telah diverifikasi oleh pemerintah pusat, tercatat sepanjang 31,576 kilometer jalan berada dalam kondisi rusak ringan. Sementara 10,557 kilometer lainnya mengalami kerusakan berat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, memastikan pemerintah daerah akan melakukan perbaikan jalan secara bertahap mulai tahun 2026, menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah dan tingkat prioritas kerusakan.
“Perbaikan jalan akan kami lakukan secara bertahap pada 2026, dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan dan urgensi pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Suri Sudarmadiyah menjelaskan, penanganan jalan rusak akan diprioritaskan pada ruas-ruas yang memiliki tingkat kerusakan berat serta berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan keselamatan pengguna jalan.
Suri mengungkapkan, total panjang jalan di Kota Banjarmasin hingga saat ini belum mengalami penambahan. Hal tersebut disebabkan oleh mekanisme pemutakhiran data jalan yang dilakukan setiap empat tahun sekali, sesuai ketentuan yang berlaku.
“Data panjang jalan kota tidak diperbarui setiap tahun. Sehingga untuk saat ini belum ada penambahan data panjang jalan,” jelasnya.
Pemko Banjarmasin melalui Dinas PUPR juga terus melakukan inventarisasi dan pemantauan kondisi jalan di lapangan, guna memastikan program perbaikan dapat berjalan tepat sasaran.
Diharapkan, perbaikan bertahap yang dilakukan pada 2026 mampu meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Serta mendukung mobilitas masyarakat secara lebih aman dan nyaman.(sin/klik)






































