klikkalimantan.com, BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, menyoroti kondisi lahan kosong milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) di kawasan Pelabuhan Lama, Jalan RE Martadinata, yang kini terbengkalai dan dipenuhi semak belukar.
Menurut Yamin, kondisi lahan yang berubah menjadi “hutan belantara” tersebut tidak hanya merusak estetika kawasan, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan keamanan di tengah masyarakat.
“Kita sangat menyayangkan lahan yang cukup strategis di kawasan Pelabuhan Lama ini justru terbengkalai dan menjadi seperti hutan belantara. Kondisi ini tentu rawan dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk potensi tindak kriminal,” ujarnya.
Yamin menegaskan, keberadaan lahan yang tidak terkelola dengan baik bisa memicu berbagai gangguan ketertiban dan kenyamanan warga sekitar. Karena itu, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin berharap ada langkah konkret dari pihak terkait untuk menata kembali kawasan tersebut.
“Harapan kami, lahan ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Misalnya dijadikan fasilitas umum atau ruang publik yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat,” tegasnya.
Yamin juga membuka peluang sinergi antara Pemko Banjarmasin dan Pelindo, guna mengoptimalkan pemanfaatan lahan tersebut. Menurutnya, kolaborasi sangat penting agar kawasan Pelabuhan Lama dapat berkembang menjadi ruang yang produktif sekaligus memberi nilai tambah bagi kota.(sin/klik)








