klikkalimantan.com, MARTAPURA – Saban tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) pada Sekretariat Daerah (Setda) menyalurkan dana hibah urusan keagamaan. Jumlah pemohon dana hibah bertambah tahun ke tahun.
Disebutkan Wakil Bupati (Wabup) Banjar, Habib Idrus Al Habsyi saat membuka ‘Rapat Pendampingan Tata Cara Penginputan Usulan Dana Hibah Urusan Keagamaan Tahun 2027’, Kamis (26/3/2026) di Hotel Aeris Banjarbaru, jumlah usulan dana hibah kegamanaan untuk 2027 sebanyak 88 usulan. Jumlah ini dibanding tahun 2026 sebanyak 55 usulan.
Peningkatan usulan penerima dana hibah, kata Wabup Habib Idrus, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan program hibah pemerintah daerah. Namun demikian, peningkatan jumlah usulan juga harus diimbangi dengan ketelitian dalam proses verifikasi serta kelengkapan dokumen yang diunggah ke dalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD)
“Oleh karena itu melalui rapat pendampingan ini saya berharap setiap usulan dapat diinput secara lengkap. Dokumen wajib yang harus diunggah antara lain Akta Kemenkumham, nomor sertifikat lembaga, izin operasional, surat domisili serta fotokopi KTP. Semua harus sesuai ketentuan,” kata Wabup Habib Idrus
Dikatakan Habib Idrus, bantuan hibah dari Pemkab Banjar bersifat stimulan atau pemicu, sehingga tidak diberikan secara berturut-turut setiap tahun. Oleh karena itu, setiap lembaga diharapkan mengajukan usulan berdasarkan kebutuhan riil serta skala prioritas masing-masing.
Tentang penginputan usulan dana hibah pada SIPD, menurut Wabup Habib Idrus sebagai memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah melalui sistem digital. Karena seluruh proses perencanaan, hingga pertanggungjawaban keuangan daerah wajib terintegrasi melalui aplikasi SIPD. Ini diatur dalam Permendagri Nomor 70/2019 dan Peraturan Bupati (Perbup) Banjar Nomor 49/2021.
“Seluruh usulan hibah dan bantuan sosial wajib disampaikan melalui aplikasi perencanaan daerah. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan proses penganggaran berjalan transparan, akuntabel dan tepat sasaran,” kata Wabup Habis Idrus. (to/klik)






