Pemkab Kapuas Tampilkan Pagelaran Seni ‘Nyai Undang’ di Festival Budaya Isen Mulang 2022

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
KARVAVAL - Wakil Bupati Kapuas, HM Nafiah Ibnoor saat mengikuti pelepasan peserta pawai karnaval Festival Budaya Isen Mulang, Selasa (17/5/2022) di Bundaran Besar Palangka Raya. (kipkominfo/klik)

klikkalimantan.com, KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas, HM Nafiah Ibnoor mengikuti pelepasan peserta Pawai Karnaval Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2022, Selasa (17/5/2022) di Bundaran Besar Palangka Raya. Pawai Karnaval FBIM dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Provinsi Kalimantan Tengah dan dilepas Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo.

Wakil Bupati Nafiah Ibnoor yang hadir didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudpora), H Suparman menyaksikan pelepasan peserta pawai dari kontingen Kabupaten Kapuas. “Kami atas nama masyarakat dan Pemkab Kapuas mendukung sepenuhnya kontingen dari Kabupaten Kapuas, semoga bisa memberikan yang terbaik dalam FBIM ini,” kata H Nafiah.

Dalam pawai tersebut Kabupaten Kapuas menampilkan Pagelaran Seni Tutur Sarita Pasukan Lawung Benteng Bataguh Tanjung Pamatang Sawang “Nyai Undang”. Ini menceritakan Tatu Hiyang berdasarkan keteguhan dan kepahlawanan Pasukan Lawung Benteng Bataguh Tanjung Pamatang Sawang Nyai Undang dalam mempertahankan Kerajaan Tanjung Pamatang Sawang.

Saat Nyai Undang menerima waris tanggung jawab untuk meneruskan kepemimpinan Kerajaan Tanjung Pematang Sawang, Nyai Undang menyadari situasi yang mengancam dirinya serta Pendududk Kerajaan Tanjng Pematang Sawang.

Maka Nyai Undang mengirimkan Totok Bakaka Lunju Bunu guna meminta bantuan para Saudaranya yaituBungai adiknya, bersama sepupunya Tambun, Rambang dan Ringkai di Tumbang Pajangkei, serta 21 Tumanggung dan Pangkalima dalam menghadapi serangan Raja Sawang untuk mempertahankan Kerjaan Tanjung Pamatang Sawang dan mendirikan benteng pertahanan yaitu Benteng Bataguh (sur/klik)

BACA JUGA :
‘Kota Pendidikan’, Dapodik di Banjarbaru Belum Beres