Kamis, Mei 21, 2026
BerandaBanjarHardiknas 2026, Bupati: Momentum Meneguhkan dan Menghidupkan Kembali Semangat Pendidikan Nasional

Hardiknas 2026, Bupati: Momentum Meneguhkan dan Menghidupkan Kembali Semangat Pendidikan Nasional

klikkalimantan.com, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menggelar Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Senin (4/5/2026) di halaman Kantor Bupati Banjar di Martapura. Kegiatan dipimpin Bupati Banjar H Saidi Mansyur sebagai pembina upacara.

Membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, Bupati Saidi Mansyur menegaskan, peringatan Hardiknas merupakan momentum untuk melakukan refleksi, meneguhkan, serta menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional.

“Pendidikan pada hakikatnya adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia,” kata Bupati Saidi.

Ia juga menekankan bahwa sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, pendidikan bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus membangun watak dan peradaban.

Lebih lanjut, Saidi menjelaskan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah saat ini mengusung pendekatan Pembelajaran Mendalam (deep learning) sebagai program prioritas untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mencapai tujuan nasional.

Dalam implementasinya, terdapat lima kebijakan strategis yang ditetapkan. Pertama, pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran. Kedua, pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, dan kesejahteraan guru.

Ketiga, penguatan karakter melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, baik secara fisik, sosial, maupun spiritual. Keempat, peningkatan kualitas pembelajaran melalui gerakan literasi, numerasi, STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika), serta Tes Kemampuan Akademik (TKA). Kelima, pemerataan akses pendidikan yang inklusif bagi seluruh masyarakat.

Menurutnya, berbagai langkah strategis telah dilakukan dalam waktu singkat untuk meletakkan fondasi pendidikan bermutu. Namun demikian, keberhasilan pendidikan tidak dapat dicapai pemerintah saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa. “Peran keluarga, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya sangat penting dalam mendukung kemajuan pendidikan,” ujarnya. (to/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments