klikkalimantan.com, MARTAPURA – Upaya menekan angka stunting terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar. Kerjanya dilakukan keroyokan lintas sektoral. Di lingkup Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda), upaya menurunkan stunting salah satunya dilakukan melalui inovasi berbasis perencanaan.
Kamus Usulan Perencaan Atasi Stunting (KUPAS) Banjar, inovasi teranyar dimiliki Bapperida Kabupaten Banjar sebagai ikhtiar menurunkan stunting. Keberadaanya terus disosialisasikan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. Teranyar, sosialisasi inovasi ini dilakukan di Kelurahan Murung Keraton, Kecamatan Martapura, Selasa (19/5/2026).
Saat sosialisasi, Sihabuddin, Fungsional Perencana Muda pada Bapperida Kabupaten Banjar memaparkan inovasi Kupas Banjar tersebut. Menurutnya, ‘KUPAS Banjar’ adalah sebuah sistem yang dirancang untuk memperkuat proses perencanaan program penanganan stunting agar lebih partisipatif, terintegrasi, dan tepat sasaran.
Implementasi KUPAS Banjar, ujarnya, memungkinkan koordinasi antarinstansi berjalan lebih sistematis dan transparan. Setiap usulan program dapat dianalisis dan diprioritaskan sesuai kebutuhan riil di lapangan sehingga intervensi yang dilakukan menjadi lebih efektif dan efisien.
“Dengan data yang terintegrasi dan aspirasi langsung dari masyarakat, program penanganan stunting tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga proaktif serta mampu menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan,” kata Sihabuddin. (to/klik)











