Rabu, April 22, 2026
BerandaBanjarbaruRibuan Peluang Kerja Terpublikasi, UMKM Diinkubasi untuk Transformasi Ekonomi yang Menyejahterakan

Ribuan Peluang Kerja Terpublikasi, UMKM Diinkubasi untuk Transformasi Ekonomi yang Menyejahterakan

Dari pameran bursa kerja hingga inkubator bisnis bagi pelaku UMKM baru. Untuk wujudkan janji membangun sentra UMKM dan misi transformasi ekonomi yang menyejahterakan

Oleh: Rudiyanto

Job Fair, atau pameran bursa kerja salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru. Digelar Empat hari, 17 – 20 April 2026 di Lapangan dr Murdjani Banjarbaru, kegiatan dimotori Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru menjadi peluang bagi para pencari kerja.

Peluang, karena pada kegiatan dibuka Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby tersebut, tak kurang dari 1.533 lowongan pekerja ditawarkan oleh 21 perusahaan. “Kepada para pencari kerja, manfaatkan kesempatan ini. Persiapkan diri dengan baik dan tunjukkan kepercayaan diri. Kepada perusahaan, saya berharap dapat memberikan kesempatan yang adil dan terbuka bagi putera-puteri daerah,” kata Wali Kota Erna Lisa Halaby dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan, Jumat (17/4/2026) sore.

Menjadi Agenda tahunan digelar saban perayaan hari jadi kota, job fair menjadi salah satu ikhtiar Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mereduksi angka Tingkat Pengangguran Terbuka. Tujuan akhirnya, tak lain adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana satu dari tiga visi Kota Banjarbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota/Wakil Wali Kota, Hj Erna Lisa Halaby – Wartono, yakni Sejahtera.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Kota Banjarbaru, TPT Kota Banjarbaru pada 2025 sebesar 4.75 persen dari jumlah penduduk Kota Banjarbaru saat ini sebanyak 293.332 jiwa. Angka TPT tersebut turun dibanding tahun sebelumnya; 4,93 pada 2024 dan 5,01 pada 2023.

Selain job fair, ikhtiar lain Pemko Banjarbaru di bawah komando Lisa – Wartono dalam upaya mengangkat kesejahteraan masyarakat melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja adalah Program Keberdayaan Usaha Kecil Mikro dan Koperasi (UKMK). Ini adalah program prioritas keenam dari 15 dilaksanakan untuk mencapai visi ‘Banjarbaru EMAS (Elok Maju Adil Sejahtera)’.

Merujuk data pada Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Transmigrasi Kota Banjarbaru, pada 2025, jumlah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Banjarbaru sebanyak 18.260. Jumlah ini meningkat 44,87 persen dibanding 2024 sebanyak 19.507 pelaku UMKM. Ada penambahan sebanyak 8.753 pelaku UMKM baru.

Untuk para pelaku UMKM baru tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Transmigrasi hadir dalam program Inkubator Bisnis. Program ini dibentuk bertujuan untuk mempercepat pengembangan dan keberhasilan usaha pemula dengan menyediakan layanan dan sumber daya yang diperlukan.

Program ikubator bisnis juga bertujuan memasilitasi pengembangan dan pertumbuhan pengusaha baru serta membina wirausaha dan meningkatkan kemampuan UMKM, utamanya dalam hal menajemen dan pemasaran produk. Saat ini tercatat ada 20 pelaku UMKM terbagung dalam program ini.

Dalam program ini juga, pada 2025 dilaksanakan program Lapak Digital yang diikuti sebanyak 30 peserta. Ada juga kegiatan peningkatan ekonomi masyarakat melalui praktik digital marketing dan foto produk yang diikuti 60 pelaku UMKM. Pelatihan digital marketing dan foto produk juga dilaksanakan. Pesertanya sebanyak 30 pelaku UMKM.

Selain pelaksanaan berbagai kegiatan dalam program Inkubator Bisnis, pada 2025 Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru juga memasilitasi penerbitan sertifikat halal reguler untuk 70 UMKM, Halal Self Declare untuk 100 pelaku UMKM. Ada juga Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merek untuk 25 UMKM, dan uji laboratorium izin edar BPOM untuk 5 UMKM.

Inovasi juga telah buat oleh unit kerja yang saat ini dipimpin Sartono sebagai kepala dinas. Inovasi tersebut adalah Sistem Informasi UMKM Daerah (SIMUDA). Ini merupakan aplikasi pendataan yang memberikan akses kepada pendata hingga tingkat kelurahan. Dnegan begitu akan kian memudahkan mengakses dan meutakhirkan data secara langsung dan berkelanjutan dari tingkat kelurahan.

Berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan tersebut, tak lain sebagai upaya merealisi misi keempat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Banjarbaru 2025 – 2029, yakni mewujudkan transformasi ekonomi yang menyejahterakan. Ini juga selaras dengan janji politik keenam Wali Kota/Wakil Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby – Wartono, yakni pembangunan sentra UMKM. (klikkalimantan.com)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments