Rabu, April 22, 2026
BerandaBanjarmasinDLH Banjarmasin Siapkan Ebook dan Pelatihan untuk Perkuat Peran Agen 3R

DLH Banjarmasin Siapkan Ebook dan Pelatihan untuk Perkuat Peran Agen 3R

klikkalimantan.com, BANJARMASIN — Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengakui masih banyak agen 3R di tingkat RT yang belum sepenuhnya memahami tugas dan perannya dalam pengelolaan sampah.

“Memang kami akui, masih banyak agen-agen 3R yang ada di tiap RT belum paham akan tugasnya,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, papar Ichrom, DLH Banjarmasin telah menyusun sebuah buku elektronik (ebook) sebagai panduan praktis pengelolaan sampah. Ebook tersebut berjudul “Cara Cerdas Kelola Sampah” yang dirancang sebagai bahan pembelajaran bagi para agen 3R agar dapat diteruskan kepada masyarakat.

“Di dalam ebook itu ada beberapa hal yang bisa dipelajari oleh agen 3R, untuk kemudian ditularkan kepada masyarakat. Program pemerintah sendiri ada tiga, yaitu dikomunikasikan, diinformasikan, dan diedukasi,” jelasnya.

Saat ini, sebut Ichrom, jumlah agen 3R di Banjarmasin tercatat sebanyak 1.352 orang. Mereka nantinya akan mendapatkan pelatihan dari 26 trainer 3R yang telah disiapkan oleh DLH. Ebook tersebut akan menjadi buku panduan utama dalam proses pelatihan.

“Agen 3R yang saat ini berjumlah 1.352 nanti akan diedukasi oleh 26 trainer 3R. Para trainer ini menggunakan ebook cara cerdas kelola sampah sebagai panduannya,” katanya.

Ichrom menambahkan, penyusunan ebook tersebut kini telah mencapai tahap akhir. Pihaknya akan terlebih dahulu mengajukan dokumen tersebut kepada Walikota Banjarmasin, sebelum didistribusikan secara luas kepada masyarakat.

“Saat ini sedang kami siapkan sekitar 80 sampai 90 persen. Kemudian akan kami sampaikan dulu kepada walikota. Kalau beliau setuju dan tidak ada koreksi, maka akan kami bagikan ke masyarakat,” ujarnya.

Dengan adanya panduan tersebut, diharapkan masyarakat dapat mengelola sampah secara mandiri dengan metode yang lebih efektif, seperti menggunakan maggot maupun teknik pengomposan.

“Sehingga masyarakat tidak bingung, agen 3R juga tidak bingung memberikan pelajaran atau edukasi kepada masyarakat,” tambah Ichrom.

Lebih lanjut, DLH juga berencana memperluas edukasi pengelolaan sampah ke lingkungan sekolah. Setiap sekolah nantinya akan mengirimkan minimal dua guru untuk mengikuti pelatihan dari trainer 3R.

“Ke depan, di tiap sekolah minimal dua guru akan mengikuti pembelajaran dari trainer 3R, baik edukasi maupun pelatihannya. Mereka juga harus menyiapkan alat peraga di sekolah dan menyediakan waktu untuk mengedukasi seluruh siswa, baik SD, SMP, maupun SMA sederajat,” jelasnya.

Ia menegaskan, langkah ini dilakukan sebagai upaya menanamkan kesadaran pengelolaan sampah sejak dini kepada para pelajar.

“Ini dalam rangka memberikan pelajaran sejak dini kepada anak, agar mereka mengetahui bagaimana cara melakukan pemilahan sampah yang baik,” tutupnya. (sin/klik)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments